Jumat, 16 November 2012

Pilih satu atau dua ?

Jum'at malam terasa menjadai malam yg begitu panjang..
padahal kata anak muda malam yg panjang kan cuma malam minggu,
hehhe......gelisah dan gundah terus mengelayuti tidur malamku

Diawali dengan percakapan singkat aku dan istri,ketika itu ku katakan keluh kesahku setelah
meeting di pagi harinya mengenai kegiatan Gathering bareng rekan2 sekantorku.dan ku utarakan
kesahku pada istri atas respon teman2 saat ku putuskan pertama kali aku dan keluarga gak ikut serta
dikarenakan banyak hal dan alasan termasuk salah satunya buah hati kami yg baru menyelesaikan
terafi kesehatanya diakhir bulan....
sebenarnya ku ungkapkan lagi hal ini kepada istri selain berharap siapa tahu yg keduakali ini mereka
akhirnya mau ikut serta,selain aku memang benar2 penat atas respon teman2,dan juga alasan
memang kadang aku terlalu banyak meninggalkan mereka dengan acaraku sendiri..meski tetap
kadang ku sempatkan waktu untuk berlibur bersma mereka.

sejujurnya aku hanya ingin sampaikan beban dihatiku pada sang pendamping setiaku,seperti
biasanya aku lakukan kala hati gundah....Curcol kalo anak sekarang bilang,
akan tetapi sepertiya istriku menanggapi hal ini adalah pilihan yang sulit bagi suaminya
dimana sedikit banyaknya istri juga memaklumi situasi didalam lingkunagn kerjaku dan rekan2ku.

Dan keluarlah kata "apapun yg terjadi ayah harus ikut bersama mereka"begitu desaknya padaku,
"kenapa bund ?...aku dah putuskan pada panitia kalo kita gak ikut"kilahku meski sedikit ada harapan
ku masih bisa ikut serta dalam kegembiraan bersama rekan2 dan keluarga besar Kantorku,
sekaligus tentunya masih teatp exist di koleksi album Sejawatku,sedikit lega dan senang ku rasa.
berharap besok pagi bilang "aku jadi Ikut"...pada teman2

"Pikirkan reputasimu di team yah..kalo sampe kamu gak ikut,juga apa kata teman2mu" desak istriku lagi
menambah alasan yg lebih specifik.....
Subhannalloh..begitu tulusnya istriku memikirkan kondisku tanpa pernah memikirkan
atau berharap aku memikirkan keadaanya.....
astaghfirullohaladzim...Egoisnya aku..!! berdosakah aku Ya Tuhan...........??

selesailah percakapan singkat disudutkan waktu yg merangkak ketengah malam tanpa terulas
kesimpulan pasti apakah aku harus ikut acara dan membela reputasi juga kesenanganku semata
atau ku bertekad bulat untuk melupakan sejenak egoismeku dan gunjingan teman2 sekaligus
keluarga ke-duaku yg terus berdengung di telinga....?

atau aku mulai berubah menjadi seorang pemimpin keluarga yg bijak (menurut versi pemikiran aku)
dengan tetap tinggal menemani keceriaan keluarga kecilku dibalik keceriaan teman2ku di ujung
lintas sebrang sana....?

mata tak dapat dipejamkan,gelisah menyelimuti, pikiran terus meronta mencari jawaban pasti....sampai
akhirnya kelelahan memaksa mataku menutup dunia.....

kumandang adzn mebangunkanku....setelah kubasuh muka dan menuanaikan hajatku....dengan
rasa berserah akhirnya kutemukan jawaban dari pertanyaan Pilih satu atau dua? itu.....
terimakasih Tuhan kau maha mengetahui atas semua rencana indah-Mu meski kami harus memaki
karena tidak setuju.....semua kuserahkan pada-Mu......


Sabtu 17 November 2012,adanafasha

Selasa, 02 Oktober 2012

bahan lagu..........."buat sahabat"



Draft lagu buat si Candra,belom ada judul…adanafasha 02.10.2012 sore

Gelisah aku Sendiri,
termenung di temani bintang
terbayang akan wajahmu….kasih
kau yang pernah terang dihati ni
datanglah malam ini…

Kini kau tiada disisi
bergitu cepat kau pergi
Derita ku disini tanpamu
Tuhan..mengapa begitu cepat kau ambil dia
Mengapa kau biarkan batinku Terenyuh

Dalam Kesendirian ini ,
Berbaur  kilau bintang berkedip
Ku lihat lambaian tanganmu kasih
Kau panggil aku dengan melodi indah
Seraut garis wajah sejukan nurani

Sekarang semua t’lah hilang
Kenangan terbang di renyuh mimpi
hanya ada sebuah kenyataan
bahwa dirimu sudah tiada…
kasihku menghilang…….

Sekarang tinggalah kenangan
Kian jauh menebar bayang-bayang
Harapan terbang tanpa bisa ku gapai
Sekarang tinggalkan aku sendiri
Bersemayam bersama bintang

Kasihku menghilang….
kasihku menghilang…..
Terbangkan asa bersama mimpi………

Senin, 10 September 2012

Selamat Siang...

Berbagi cerita cocok dengan siang ini waktunya makan saing..
kali ini kita akan share tentang Kuliner lumayan buat rekomen saat perut kita bernayanyi
bagaimanakah kenikmatan yang akan digambarkan dalam cerita ini,tetap di Opera Bloger..ya eh...

Gudeg siapa yang tak kenal gudeg..munkin ade-adek yang masih di tingkat SD bisa jadi belom kenal
Ada beberapa julukan yang melekat pada Yogyakarta. Salah satunya adalah Kota Gudeg, masakan manis yang legit. Makanan khas Yogyakarta ini melekat sebagai ikon kuliner, tak beda, misalnya, dengan Pempek Palembang ataupun Sate Madura,Maranggi di Parahiyangan ato Pizza khas kota Roma..hehe

Sajian yang berbahan dasar nangka muda  dan santan ini begitu familiar, bahkan rasanya tidak
lengkap jika orang berkunjung ke Yogyakarta tanpa mencicipi masakan satu ini...
aku aja yang cuma main ke Purworejo tetep icip2 makanan gudeg

Begitu familiarnya gudeg, sehingga rasa-rasanya siapapun bisa menemukan gudeg di setiap sudut Yogyakarta, mulai dari kelas kaki lima sampai ke restoran dan rumah makan
mewah. Mulai dari sentra gudeg di Wijilan hingga di pelosok-pelosok daerah di Yogyakarta.
Ketua Indonesia Chef Association (ICA) Jateng-DIY, Fajar Subeni, mengakui bahwa Yogyakarta memang identik dengan rasa manis. Namun, seiring perkembangannya, kuliner Yogyakarta kini tak melulu menyuguhkan masakan-masakan manis saja. Para pelaku kuliner mulai melakukan pengembangan dan memodifikasi masakan demi menyesuaikan dengan selera pasar.

"Makanan di Yogya kini tidak selalu manis tetapi tetap tidak lepas dari ciri khas makanan itu sendiri. Bahkan gudeg Yogya tetap manis, meskipun untuk mengikuti selera
pasar, para pelaku kuliner mulai menampilkan nuansa gurih dan pedas dari kreceknya," ungkap Chef Beni, sapaan akrab Fajar Subeni, mencontohkan  Gudeg Mercon di daerah Kranggan, sekitar 10 menit waktu perjalanan dari Tugu Yogyakarta.

Pada dasarnya, gudeg terbagi menjadi tiga varian, yakni gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar. Gudeg basah disajikan dengan kuah santan nyemek yang gurih. Gudeg Barek, Gudeg Batas Kota, ataupun gudeg yang dijual di pasar-pasar tradisional merupakan tipe gudeg basah yang biasanya dicari warga sebagai menu sarapan.

Namun, bagi Anda yang tertarik untuk menjadikan gudeg sebagai buah tangan, sebaiknya pilih varian gudeg kering di Sentra Gudeg Wijilan, sebelah selatan Plengkung
Tarunasura Keraton Yogyakarta  (Plengkung Wijilan).
Gudeg jenis ini dimasak lebih lama hingga kuahnya mengering dan warnanya lebih kecokelatan sehingga bisa bertahan 24 jam, dan rasanya pun lebih manis. Biasanya penjual mengemasnya dalam kardus, besek (kardus dari anyaman bambu) atau kendil tanah liat.

Ada lagi varian gudeg Manggar. Jika umumnya gudeg berbahan dasar nangka muda, maka gudeg jenis ini berbahan dasar manggar alias bunga kelapa. Namun, karena keterbatasan bahan dasar,  gudeg manggar agak sulit dijumpai dibandingkan dua jenis gudeg lain...yang ini yang belom pernah icip2....

Minggu, 09 September 2012

Cerita September Ceria

Diujung kemarau panjang
Yang gersang dan menyakitkan
Kau datang menghantar kesejukan

Kasih,
Kau beri udara bagi nafasku
Kau beri warna bagi kelabu jiwaku......

kutipan september ceria ini dinukil dari karangan composer lagu
James F. Sundah....cos suka juga lagunya....yg dipopulerkan Vina Panduwinata,
lagu jadul donk...(jgn bilang ya kalo aku dah tua bgt.... )
 
meski september ini sudah mulai menginjak pertengahan...belum telambat,
untuk membuat cerita tentang septemberku di tahun 2012.
 
"Cerita september ceria"
biar gak pusing cari judul tema ya gitu aja dech...
 
September'12 ini dari awal hingga meningjak tengahnya ini mulai banyak kisah
meretas dan tertebar diatas kertas cerita hidupku...Ceria dimaknakan
dari berwarnanya kisah-kisah tersebut,dari senang,pahit dan sedih,pelajaran
dan mungkin juga ujian menjadi satu dalam kisah yang kan ku tuliskan disini.
 
Teman-teman yang budiman...[PD teman yg mana emang ada yg baca nih blog..hehe]
biarin aja..anggap aja aku ngomong sama blog sendiri..gkgkkgk
Oh ya mulai diawali aja dech dgn hal yang jelek-jelek dulu tujuan buat jadi
pelajar dikemudian hari...
 
suatu hari diawal septemberku sedikit kesel dgn kejadian hilangnya Kamera digital
milik kantor,sewaktu adanya tuh camera,aku termasuk orang yang merawatnya gimana enggak coba?
sering bgt aku yangg harus beresin bekas orang yangg pake tapi gak dibalikin ketempat penyimpananya.
apalagi nge-chass (charger bateray) meski bukan orang no 1,aku termasuk yang sering
melakukannya karena giliran mao pake camera lowbat.tapi demi kebersamaan akhirnya
hati aku luluh dan pasrah mesti merogoh kocek untuk patungan ganti camera..hemm....
 
selanjutnya pepatah bilang habis gelap terbitlah terang,dimana ada usaha disitu ada jalan...
Insyaalloh...insyaalloh2x..ada jalannnn,kata Maher Zein pun demikian dibalik kisah
sedih pasti ada kisah baik.
 
kesenangan hadir dari kehangatan keluarga kecilku,meski tak jarang jerit sikecil
dan desah kemarahanku berbaur di gubuk kecilku,Alhamdulillah puji syukur ya Rhobi
atas karunia nikmat-Mu pada hamba yang Dhoif...
 
disini ingin ku ceritakan juga tentang kebahagiaanku karena dibulan ini juga
terlahir sebuah keluarga baru yang menetas buah dari inspirasi dan keinginanku
selama ini untuk memiliki sebuah communitas yang nantinya akan bisa berbuat banyak
hal-hal yang positif dan bisa mengisi waktu2 luangku yang pastinya akan mengurangi 
aku melakukan hal2 yang kurang baik..ameinn semoga berhasil...
oh ya untuk yang satu ini sepertinya kita lanjutkan di kisah berikutnya ya cos
ini udah kebanyakan ceritanya sebagai bocoran hal yang menyenangkan itu adalah 
kami sudah membentuk sebuah communitas berbasic pecinta Motor ato Rider bersambung
ke judul ENG-RIBET MOTOR CLUB...
terimakasih selamat siang

Selasa, 04 September 2012

Subang Kota Nanas

Alhamdulillahhirobilalamienn...............setelah menikmati santap makan siang,nongkrong dech di blog.

pikir punya pikir mao nulis tentang apa ya..terasa banyak yg mo di tuangkan,tetapi bingung mo mulai dri mana..*sudah jadi qodrat mungkin para penulis pro juga gini kali ya?

giliran kejar tayang diminta sm produser eh bahan tulisan/sekenario lom dapet ilham,giliran gak ditungguin inspirasi seabreg.......wkkwkw,tp no problemo lach..kita bawa santai aja kaya dikutai....kpn pergi kesono ya..??


liat poto nanas kayak gini inspirasi datang,toeng..toengngng..........
kita awali certia aja dgn kota asal aku lahir...Subang ya liat Nanas inget Subang,begitu kata orang yg pernah berkunjung.Padahal gak cuma itu,subang juga kaya kuliner dan keindahan alam ato khas2an yang lainya..kapan2 kita simak tetep diii.....Blognya "adangsolehp.blogspot.com..."
yuuk...kita awalai dgn memberi judul compose kali ini,"Subang Kota Nanas"




Berdasarkan tofografinya, wilayah kabupaten Subang dapat dibagi ke dalam 3 zona, yaitu :

Daerah Pegunungan (Subang bagian selatan)

Daerah ini memiliki katinggian antara 500-1500 m dpl dengan luas 41.035,09 hektar atau 20 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang. Wilayah ini meliputi Kecamatan Jalancagak, Ciater, Kasomalang, Sagalaherang, Serangpanjang,sebagian besar Kecamatan Jalancagak dan sebagian besar Kecamatan Tanjungsiang.
Hamparan kebun teh merupakan salah satu ciri wilayah
daerah pegunungan (subang bagian selatan)

Daerah Berbukit dan Dataran (Subang bagian tengah)

Daerah dengan ketinggian antara 50 – 500 m dpl dengan luas wilayah 71.502,16 hektar atau 34,85 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang. Zona ini meliputi wilayah Kecamatan Cijambe, Subang, Cibogo, Kalijati, Dawuan, Cipeundeuy, sebagian besar Kecamatan Purwadadi, Cikaum dan Pagaden Barat.
Selain pohon rambutan, hamparan padi merupakan
ciri Subang Bagian tengah ( Subang Dataran)

Daerah Dataran Rendah (Subang bagian utara)

Dengan ketinggian antara 0-50 m dpl dengan luas 92.639,7 hektar atau 45,15 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang. Wilayah ini meliputi Kecamatan Pagaden, Cipunagara, Compreng (daerah kediamanku), Ciasem, Pusakanagara, Pusakajaya Pamanukan, Sukasari, Legonkulon, Blanakan, Patokbeusi, Tambakdahan, sebagian Pagaden Barat.
Potensi perikanan laut merupakan ciri subang
bagian utara (Daerah dataran rendah)


Sebagian data bersumber dari Kab.Subang blog www.subang.co.id

Percaya tidak percaya demikianlah yang aku tahu ketika mengikuti seminar atau salah satu education personal disebuah instansi swasta ditempat aku bekerja....."ATTITUDE" adalah kata yang paling dianggap maximal,dan secara tidak sengaja jumlah angka kelahiranku pun demikian (ambil masing2 dua digit date/mont/year)....setelah mencari hal2 yang unik lainya berkaitan dengan mathematic akhirnya berikut aku rankum temuan fakta..coba di check.........Mathematika cantik

 
 Beauty of Mathematics !!!!!!!

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321
1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111
9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888
Brilliant, isn’t it?
And look at this symmetry:
1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321
Now, take a look at this…
101%
From a strictly mathematical viewpoint:
What Equals 100%?
What does it mean to give MORE than 100%?
Ever wonder about those people who say they are giving more than 100%?
We have all been in situations where someone wants you to
GIVE OVER 100%.
How about ACHIEVING 101%?
What equals 100% in life?
Here’s a little mathematical formula that might help
Answer these questions:
If:
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Is represented as:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26.
If:
H-A-R-D-W-O- R- K
8+1+18+4+23+ 15+18+11 = 98%
And:
K-N-O-W-L-E- D-G-E
11+14+15+23+ 12+5+4+7+ 5 = 96%
But:
A-T-T-I-T-U- D-E
1+20+20+9+20+ 21+4+5 = 100%
THEN, look how far the love of God will take you:
L-O-V-E-O-F- G-O-D
12+15+22+5+15+ 6+7+15+4 = 101%
Therefore, one can conclude with mathematical certainty that:
While Hard Work and Knowledge will get you close, and Attitude will
Get you there, It’s the Love of God that will put you over the top!
It’s up to you if you share this with your friends & loved ones just
The way I did..
Tapi ini rumus yang berlaku di luar negeri he..he..he.. .
Di Indonesia, itung-itungannya menjadi begini:
- G – I – G – I – H (HARDWORK)
7 9 7 9 8 = 40% Saja
- I – L – M – U (Knowledge)
9 12 13 21 = 55% Saja
- L – O – B – I (Lobbying)
12 15 2 9 = 38% Saja
- M – U – J – U – R (Luck)
13 21 10 21 18 = 83% Saja
- S – I – K – A – P (Attitude)
19 9 11 1 16 = 46% Saja
- K – O – R – U – P – S – I
11 15 18 21 16 19 9 = 109 %
Ternyata yg ditekuni orang-orang INDONESIA yaitu
“KORUPSI” mempunyai kadar mencapai keberhasilan 109%.
Lebih baik Dr “ATTITUDE”- nya ORANG BARAT yg hanya 100%.
siang ini masih di tempat kerja aku...alhamdulillah.... after lunch aja kerjaan sudah hampir closing......
mengisi kesenggangan ngobrol2 aja sama teman eh ketemu dech cerita lumayan lucu....
biar gak dikata pelit...kita bagi2 ya cerita nya..kita kasih judul aja "SERSAN KOPLAK" lebih lanjut kita simak....check ki dot..!

Cerita ini terjadi di sebuah gedung yg dipasangi BOM waktu. Seorang SERSAN (SER) bertugas
menjinakan BOM dgn dipandu via radio oleh komandannya (KOM).
KOM :”Kijang satu ke kijang dua. Bagaimana kondisi disana?? – Ganti”
SER :”Saya di depan BOM yang akan meledak komandan, mohon instruksi – Ganti”
KOM :”Tolong bersihkan area dulu sersan!”
SER :”Maksudnya, saya nyapu dan ngepel dulu ya komandan? Mohon insruksi ! Ganti ”
KOM : ”Bukaaan! Semprul km! Ambil radius beberapa mt dr pusat BOM lalu bersihkan area tersebut dari obyek yang bisa membahayakan”
SER : ”Siap Komandan!! ”
SER : Lapor Komandan, area sudah dibersihkan. Ganti” *tak berapa lama*
KOM : ”Oke, sekarang kamu fokus ke BOM!! Berapa menit waktu yg tersisa sersan?”
SER :”Sekarang menunjukan hitungan mundur 15:00:56 komandan !!”
KOM :”Berarti km masih punya waktu 15 menit, Cepat buka tutup BOMnya pake obeng!”
SER : ”Kalo saya buka nanti garansinya batal donk komandan?”
KOM : ”Semprull !!! Emang barang elektronik toko pake garansi? Cepat Bongkar!!!”
SER : ”SIAP”
SERS :”BOM sudah terbuka komandan sekarang ada banyak kabel, mohon instruksi Ganti” KOM : ”Sekarang potong kabel yang terdekat”
SER: ”Siap, Laksanakan…!”  *prettt… tuuuuuttttttttt*
Tiba-tiba pembicaraan terpotong, kondisi markas Heboh dan komandanpun marah marah sambil memaki kebodohan si sersan.

KOM :”Itu prajurit dr mana sih? Goblok kok dihabisin sendiri. Saya suruh potong kabel di BOM itu, bukan kabel headset yang nempel di badan dia!!!”
Lalu operator mengaktifkan komunikasi cadangan, begitu nyala terdengar suara ”kemana-kemana-kemana” ternyata lagu alamat palsu.
Komandan dan anak buahnya di markas mendengarkan dengan geram. Akhirnya setelah 10 detik SERSAN mengangkat juga dengan santai.
SER :”Panggilan dicopy, siap menerima instruksi ”
KOM : ”HEHH !! Itu tadi kamu apaan? Saya panggil kok ada suara musik seperti itu HAHH ???
SER :”Itu namanya RBT komandan, sekarang lagi trend”
KOM :” ini jalur militer sersan!!! jangan main-main kalo berhadapan dengann BOM, MENGERTI????”
SERSAN :”SIAP, komandan!”
Di markas, komandan lihat buku nyari data tentang BOM jenis apa itu sambil bertanya ke sersan.
KOM :”Sersan ! Tolong dicari darimana asalnya yang tadi, Saya tunggu datanya !! ”
SER :”Asalnya dari Depok komandan, nama penyanyinya Ayu Tingting ”
KOM :”Arghh… Saya minta data BOMnya bukan RBT yang tadi”
SER :”Oh maaf, komandan”
SER :”Lapor, BOM sudah dilokalisir, ada 4 kabel, minta instruksi, ganti!”
KOM : “sekarang potong kabel hijau ”
SER :”siap”
KOM :”bagaimana sersan? Sudah mati?”
SER : “belum komandan!”
KOM :”Sekarang tinggal kabel warna apa aja?”
SER :”Merah, Hitam dan Hijau”
KOM :” HAH?! Kenapa yang hijau masih ada?”
“Tadi kamu potong kabel warna apa?”
SER : “Hijau komandan”
KOM : “apa gak salah potong kamu?”
SER :” sumpah tadi saya potong yang ijo, mungkin komandan yang salah!”
KOM :”Monyong, udah salah pake ngeyel”
SER : “Lah, yang hijau memang ada 2 komandan 1 hijau daun & 1 lagi hijau langit”
KOM : ” o_0 NGACO !!! Langit itu biru bukan hijau”
SER : “tapi dikampung saya ijo”
KOM :”KOPLAK!!! Berarti yang kamu potong tadi yang ijo langit?”
SER : “ya komandan, siap menerima instruksi”
KOM : “Dasar GOBLOK “*sambil geleng-geleng kepala*
“Komandan ngomelin ajudannya “Bilangin Personalia, lain kali kalo mau rekrut anggota tanya dulu apa warna langit di kampungnya”
Terdengar si SER panik “Kondisi darurat! BOM akan meledak, mohon instruksi”
KOM : ” OK, ikuti kata2 saya ”
SER : “SIAP”
KOM :”assyhadualla”
SER : “ASSYHADUALLA”
KOMN : “illa…”
SER : “ILLA…” *sersan bingung*
KOM : “haillallah”|
SER :”HAILLALLAH”
KOM :”waassyhaduanna”
SER :”WAASSYHADUANNA”
KOM : “muhammadarrosullullah”
SER : “MUHAMMADARROSULLULLAH”
“*tambah bingung*”..?!?!?”

Senin, 03 September 2012

Dear diary....

Siang ini.....awal dan mulainya aku menggoreskan pena di sebuah blog,
yang sebenarnya sudah hampir setahun dibuat....

berawal dari ke bimbanganku,awalnya aku user salah satu jejaring yg lagi trend dan termasuk yg tak pernah telat up date status,
hal lain membuatku berpaling untuk segera move on kegemaranku itu...meski ku rasa
tak semua kejelekan yang didapat namun pihak lain mendorongku untuk segera menjauhinya.
bukan aku tak punya pendirian karena berubah karena dorongan pihak lain..akan tetapi semua juga aku
pikirkan dan pertimbangkan dengan hati,dan dgn alasan yg kuanggap tepat, ku bulatkan tekad
"aku harus bisa"..meski tak harus 100% aku tinggalkan karena aku pun membutuhkan jejaring tersebut untuk
melakukan kontak dgn teman lama ku....(murni demi tujuan silaturahim..)

olehkarenanya....Blog inilah yang akan ku coba menjadi pijakan untuk memulai kegemaran duniamaya yang
lebih baik,berbagai pertimbangan mulai terpikirkan...semoga ku bisa membinanya dengan baik,meski ku tahu
pada awalnya tak akan bisa sebaik yang ditargetkan...
akan ku coba kelaola sesantainya,toh aku berharap blog ini akan menjadi curahan,kreasi dan cermin si mpunya-nya.........

hemm..meski awalan tulisan ku jelek..aku berharap rekan2 yang nantinya berkesempatan membaca hal
pesan ini,semoga tak mengurungkan niat untuk terus mengunjungi dan share sama aku...

sekian dulu ya rekan bloger.......semoga menjadi awal yang indah...(jd inget lagunya Coklat-red...)
See u gd by......

Hukum Menutupi Aurat bagi Muslimah

Bahaya bagi Muslimah yang tidak menutupi auratnya
==================================

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

(صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا …. وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا ) رواه أبو داود .

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: ……Para wanita yang berpakaian tapi telanjang (tipis atau tidak menutup seluruh aurat), berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya.” (HR. Abu Dawud) dan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:

( لا تقبل صلاة حائض إلا بخمار ) رواه الإمام أحمد وأبو داود والترمذي وابن ماجه

”Tidak diterima shalat perempuan yang sudah haidh (balighah) kecuali dengan menggunakan kerudung.”(HR. Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah rahimahumullah)

Penelitian ilmiah modern telah membuktikan bahwa tabarruj-nya (bersoleknya) perempuan dan telanjangnya (tidak menutup aurat) mereka dianggap sebagai sumber malapetaka baginya, yang mana data statistik terbaru menunjukkan adanya penyebaran penyakit kanker (terutama kanker kulit, terj) pada anggota tubuh yang telanjang (tidak tertutup) dari tubuh wanita, khususnya wanita-wanita yang memakai pakaian pendek (mini). Telah beredar di Majalah Kesehatan Inggris:”Sesunguhnya kanker Melanoma, yang dahulu ia adalah salah satu jenis kanker yang langka, sekarang meningkat/bertambah. Dan bahwasanya jumlah penderitanya pada wanita, khususnya para wanita di awal remajanya semakin meningkat, yang mana mereka (para wanita) terjangkiti kanker tersebut pada kaki-kaki mereka. Dan bahwasanya sebab inti dari tersebarnya penyakit ini adalah tersebarnya pakaian-pakaian seragam yang mini, yang menjadikan tubuh wanita terkena sinar Matahari dalam waktu yang lama, sepanjang tahun. Dan kaos kaki yang tipis tidak cukup untuk menghalangi sinar Matahari tersebut mengenai kaki mereka.”

Majalah tersebut meminta para dokter ahli Epidemiologi (ilmu yang mempelajari seberapa sering penyakit menimpa suatu kelompok yang berbeda dan apa penyebab dari penyakit itu) untuk bergabung dengan mereka dalam mengumpulkan maklumat (informasi-informasi) tentang penyakit ini. Dan sepertinya penyakit ini lebih dekat kalau dikatakan sebagai malapetaka, dan itu mengingatkan kita dengan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

(وَإِذْ قَالُواْ اللَّهُمَّ إِن كَانَ هَـذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ السَّمَاء أَوِ ائْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ) سورة الأنفال : 32

”Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Qur'an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.” (QS. Al-Anfaal: 32)

Dan adzab yang pedih atau sebagiannya telah turun dalam bentuk kanker yang buruk, yang ia adalah jenis kanker yang paling buruk. Dan penyakit ini timbul karena membiarkan anggota tubuh terkena sengatan sinar Matahari dan secara khusus sinar Ultraviolet dalam rentang waktu yang lama dan itulah yang terjadi pada pakaian mini atau pakaian panti (bikini). Dan kalau diperhatikan maka kanker tersebut menimpa seluruh tubuh dan dengan kadar yang bertingkat-tingkat. Awalnya muncul bercak hitam kecil dan terkadang sangat kecil, dan kebanyakan muncul ditumit atau betis, dan terkadang di mata. Kemudian menyebar ke seluruh tubuh disertai bertambah dan berkembangnya penyakit itu di tempat awal kemunculannya. Kemudian ia menyerang kelenjar limpa (kelenjar getah bening) di atas paha lalu menyerang darah dan akhirnya ia bersarang di hati dan merusaknya.

Dan terkadang ia bersarang di seluruh tubuh, di antaranya tulang-belulang, organ dalam dan ginjal, dan terkadang diikuti dengan hitamnya air kencing disebabkan rusaknya ginjal akibat serangan kanker ganas tersebut.

Dan terkadang berpindah ke janin (bayi) yang ada di perut ibunya, dan penyakit ini tidak memberikan tempo (jeda) yang lama kepada pengidapnya, sebagaimana pula pengobatan dengan operasi tidak memberikan jaminan keselamatan (kesembuhan) seperti pada kanker-kanker yang lain, yang mana kanker jenis ini tidak mempan diobati dengan terapi sinar X.

Dari sini nampak jelaslah hikmah syari’at Islam dalam mewajibkan wanita memakai busana yang sopan yang menutupi seluruh tubuhnya dengan pakaian yang longgar, tidak ketat, dan tidak tipis, yang disertai dengan toleransi bolehnya terbuka wajah dan telapak tangan.

Maka menjadi jelaslah bahwa pakaian kehormatan diri dan pakaian kesopanan (busana muslimah yang syar’i) adalah pencegah terbaik dari adzab dunia yang terealisaikan dalam bentuk penyakit ini, dan lebih khusus lagi ia (busana syar’i) sebagai pencegah dari adzab akhirat. Kemudian apakah setelah adanya dukungan (penguatan) dari ilmu pengetahuan modern terhadap apa yang telah ditetapkan oleh Syari’at yang mulia ini ada dalil-dalil yang dijadikan landasan untuk pembolehan bersolek dan membuka aurat?!!

Sumber: http://www.eajaz.com/agaz%20snaah/mart.htm, http://www.alsofwah.or.id/

Penggunaan kata "Ana, Antum dan Syukron"

Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokhatuh.....
semoga setelah membaca kilasan ini kita bisa lebih bijak dalam berdialog....
agar terhindar dari kesalahan,ingat pesan Rosululloh pada akhir artikel dibawah ini,

Kosakata Harokah: Ana, Antum dan Syukron
========================================

“Ana”, bukan nama orang, artinya adalah “saya” atau “aku”. Kata sapaan dalam bahasa Arab ini banyak digunakan di kalangan pesantren atau aktivis Islam (harokah). Sementara orang Betawi membahasakannya “ane”, sebuah sapaan yang halus daripada “gue”. Di kali lain, digunakan juga “aye”. Biasanya digunakan untuk memberikan penghormatan kepada teman bicara atau kepada orang yang lebih dihormati atau lebih tua.

Nah, soal “ana” ini, salah seorang kawan saya, seorang Muslimah berjilbab yang aktivis Rohani Islam, (Rohis) sewaktu SMA kerap membahasakan diri sebagai “ana”.

“Ada Nurul tidak?” tanya saya kepada rekan sekelasnya. Saat itu saya hendak mengembalikan buku Fisika kepada kawan saya itu.

Anehnya, rekan sekelasnya itu tampak kebingungan. “Nurul? Yang mana?”

“Nurul Fadhliyah, yang pakai jilbab,” saya merinci deskripsi sang kawan. Sang kawan memang satu-satunya yang berjilbab di kelasnya. Kami berbeda kelas di jurusan A1 (Fisika).

Baru jelas rupanya. “O, si Ana! Itu ada di kelas.”

Rupanya nama “Ana” lebih populer daripada nama aslinya. Sampai sekarang sang kawan masih dipanggil “Ana”. Atau, sebagian cukup berkompromi, “Nurul Ana”.

Nah, nasib “antum” tak jauh beda. FYI, “antum” adalah sapaan halus untuk “kamu” atau “Anda”. Orang Betawi memakai “ente”, dari kata “anta” yakni orang kedua tunggal. Sementara “antum” adalah untuk orang kedua jamak. Jamak (bentuk plural) dalam pengertian bahasa Arab adalah lebih dari dua orang. Agak berbeda dengan bahasa Indonesia atau Inggris yang memahami jamak sebagai lebih dari satu orang.

“Antum” sering digunakan untuk sapaan halus dan akrab. Analoginya, sama seperti kebiasaan orang Indonesia menyebut “kami” sebagai pengganti “saya” — meskipun sang pembicara hanya satu orang — agar terdengar lebih sopan atau halus.

Sewaktu ramai kasus penangkapan tersangka teroris Muhammad Jibril (pemimpin redaksi situs arrahmah.com), ada wawancara live via telepon di petang hari antara presenter salah satu TV swasta dan si tersangka pascapengumuman polisi bahwa Muhammad Jibril masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) yang dikeluarkan Polri.

Sepanjang wawancara, sang presenter ber-”antum” ria dengan M. Jibriel, seakan mereka kawan lama dalam pergerakan Islam. Barangkali maksudnya agar lebih akrab dan ada chemistry dengan yang diwawancarai — yang memang banyak menggunakan istilah-istilah khos seperti antum, harokah atau ikhwan.

“Gimana perasaan antum?” dsb…Demikianlah wawancara tersebut berlangsung.

Hingga, saat menutup wawancara, si presenter pun mengatakan,”Terima kasih antum.”

Ah, serasa “antum” itu nama orang saja…

Sementara di sebuah milis, seorang kawan berbagi cerita mengenai pengalaman rekannya yang menerima sms tentang sebuah kabar demonstrasi.

Di ujung sms, si pengirim berterima kasih dengan ucapan “syukron”.

“Syukron” sendiri adalah ucapan terima kasih yang umum. Bentuk yang lebih halus — karena berisi doa — adalah “jazakallah” (ditujukan kepada lelaki) atau “jazakillah” (ditujukan kepada perempuan) atau “jazakumullah” (ditujukan kepada banyak orang) yang artinya “semoga Allah yang membalas (kebaikanmu).”

Lebih lengkapnya, jazakallah khoirol jaza’, semoga Allah membalas (kebaikanmu) dengan sebaik-baiknya balasan, atau cukup jazakallah khoir.

Back to laptop, si wartawati yang tertarik pada kabar itu ingin menindaklanjutinya. Ia pun menelpon nomor si pengirim dan membuka percakapan dengan, “Pak Syukron, saya dari….

Kesimpulannya, Kanjeng Nabi Muhammad benar 100 % ketika berpesan,”Berbicaralah kepada manusia sesuai dengan bahasa kaumnya.”